MariDibaca

Berbagai artikel dan Informasi

  • Home
  • Business
    • Internet
    • Market
    • Stock
  • Parent Category
    • Child Category 1
      • Sub Child Category 1
      • Sub Child Category 2
      • Sub Child Category 3
    • Child Category 2
    • Child Category 3
    • Child Category 4
  • Featured
  • Health
    • Childcare
    • Doctors
  • Home
  • Business
    • Internet
    • Market
    • Stock
  • Downloads
    • Dvd
    • Games
    • Software
      • Office
  • Parent Category
    • Child Category 1
      • Sub Child Category 1
      • Sub Child Category 2
      • Sub Child Category 3
    • Child Category 2
    • Child Category 3
    • Child Category 4
  • Featured
  • Health
    • Childcare
    • Doctors
  • Uncategorized

Wednesday, March 29, 2017

20 Manfaat Jantung Pisang Untuk Kesehatan, Ibu Hamil, Kolesterol, Diabetes, dll

 March 29, 2017     Makanan     No comments   

Pada sebagian orang, jantung pisang banyak dibuang begitu saja dan akhirnya jantung pisang membusuk di tanah. Padahal sebenarnya mereka bisa memanfaatkan jantung pisang untuk diolah menjadi banyak jenis makanan.

Apabila dibandingkan buahnya, harga jantung pisang jauh lebih murah. Namun, Anda jangan meremehkan manfaat jantung pisang, karena memberikan banyak manfaat kesehatan.

Jantung pisang memiliki kandungan berupa senyawa protein, serat, kalori, lemak dan karbohidrat. Jantung pisang terdapat kandungan vitamin A, vitamin B1, vitamin C. Juga mengandung mineral berupa fosfor, kalsium dan zat besi.

Jantung Pisang
Jantung Pisang | Sumber gambar: Pixabay.com

Kandungan gizi jantung pisang:
Dari laman Stylecraze.com, kandungan nutrisi jantung pisang dalam 100g, yaitu:
  • 51 kkal
  • Protein: 1.6g
  • Vitamin E: 1.07mg
  • Serat: 5.7mg
  • Lemak: 0.6g
  • Karbohidrat: 9.9g
  • Kalsium: 56mg
  • Fosfor: 73.3mg
  • Kalium: 553,3 mg
  • Magnesium: 48.7mg
  • Zat besi: 56.4mg
  • Tembaga: 13mg

Antioksidan kuat berupa flavonoid juga terkandung di dalam jantung pisang.

Manfaat Jantung Pisang

1. Memperbaiki Suasana Hati
Dari laman Indiatimes.com, menyebutkan bahwa jantung pisang kaya akan kandungan magnesium. Dimana manfaat dari kandungan magnesium yaitu membantu untuk meningkatkan mood (suasana hati), serta dapat menurunkan tingkat stres yang di alami.

Mungkin inilah khasiat jantung pisang yang luar biasa, sehingga orang-orang tidak melulu bergantung pada obat-obatan anti depresan guna mengurangi kadar stress yang dialami.

Anda disarankan mencoba mengonsumsi jantung pisang ini sebagai gantinya, dengan kandungan kaya akan magnesium yang sangat penting.

Mengonsumsi jantung pisang ini berguna untuk menjaga mood, mengurangi rasa cemas, dan menangkal timbulnya stres dan depresi. Bisa dikatakan jantung pisang sebagai anti depresan alami yang tanpa efek samping.

2. Mengobati dan Mencegah Sembelit
Sembelit atau susah BAB adalah salah satu masalah pencernaan yang umum terjadi. Anda bisa mengobatinya dengan mengonsumsi sayur jantung pisang, sehingga diharapkan bisa sembuh lebih cepat.

Selain buah pisang, jantung pisang juga memiliki kandungan serat yang lumayan tinggi, yang manfaat kandungan serat ini yaitu sangat penting untuk kesehatan sistem pencernaan, sehingga nantinya masalah sembelit bisa teratasi dengan baik.

Kandungan serat alami yang terkandung di dalam jantung pisang sangat bagus untuk mengatasi berbagai macam gangguan pencernaan.

Penjelasan dari laman Lifehack.org, bahwa masalah pencernaan seperti perut mulas, sakit perut, atau konstipasi, maka konsumsi jantung pisang adalah pilihan yang sangat disarankan guna menghilangkan gangguan pencernaan.

Jantung pisang memiliki kandungan serat tidak larut yang mampu mengurangi risiko konstipasi. Serat tidak larut berfungsi dalam membantu melancarkan buang air besar sehingga menghalangi timbulnya masalah sembelit dan diare.

Serat tak larut juga bekerja untuk membantu membersihkan racun dari usus besar secara maksimal, serta membantu mempertahankan kadar pH (tingkat keasaman) usus dalam kadar yang aman. Hal ini sangat penting untuk mencegah resiko kanker usus di dalam sistem pencernaan tubuh.

Selain itu, di dalam jantung pisang juga terkandung serat larut yang berfungsi untuk memperlambat proses pengosongan perut, hal ini berguna agar Anda bisa kenyang lebih lama, sehingga tercegah dari konsumsi makanan secara berlebihan.

Kedua jenis serat tersebut sangat penting, yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan pencernaan dan mengatasi berbagai masalah pencernaan.


3. Membantu Mengatasi Diabetes
Anda bisa mengonsumsi jantung pisang yang bermanfaat untuk membantu mengatasi penyakit diabetes. Penyakit diabetes membuat Anda harus berhati-hati dari konsumsi asupan manis atau gula.

Dari laman Indiatimes.com, mengungkapkan bahwa ada sebuah penelitian yang menemukan bahwa kadar insulin pada pasien diabetes mengalami penurunan setelah mereka menerapkan konsumsi jantung pisang secara rutin. Tapi, studi ini masih belum terbukti secara klinis.

Dari laman Lifehack.org, bahwa orang yang terkena diabetes harus berjuang untuk menjaga tingkat gula darah mereka. Terdapat fakta bahwa jantung pisang memiliki kandungan tinggi serat, yang berfungsi sangat penting untuk membantu mencegah terjadinya lonjakan gula darah.

Lonjakan tingkat gula darah sangat berbahaya, karena dalam jangka panjang bisa mengakibatkan terjadinya komplikasi penyakit diabetes seperti penyakit ginjal dan kerusakan saraf.

4. Mencegah Infeksi dan Peradangan
Jantung pisang mempunyai sifat anti inflamasi dan juga anti bakteri, hal ini sama seperti yang dimiliki oleh madu.

Dengan fungsinya sebagai anti bakeri dan anti peradangan, maka manfaatnya sangat penting dalam mengatasi masalah kesehatan seperti penyakit maag, infeksi jamur, radang sendi, serta berbagai masalah peradangan dan infeksi lainnya.

Dari laman Livestrong.com, ekstrak berbasis etanol dari jantung pisang mampu berfungsi untuk menghambat pertumbuhan bakteri patogen seperti Escherichia coli, Subtalis Bacillus dan Bacillus cereus.

Selain itu mampu membantu proses penyembuhan luka dan mencegah terjadinya infeksi, hal ini dijelaskan oleh Mumtaz Jahan. Penelitian ini dipublikasian pada tahun2010 di “Journal of Chemical and Pharmaceutical Research”.

Pada studi lainnya yang dipublikasikan pada tahun 2011 di jurnal “Parasitologi Penelitian”, hasil studi menemukan bahwa ekstrak etil asetat yang ada di dalam jantung pisang mampu menghambat pertumbuhan “malarial parasite Plasmodium falciparum in vitro”. Namun, hal ini belum dibuktikan pada studi klinis.

5. Menurunkan Berat Badan
Jantung pisang mengandung serat yang tinggi, manfaatnya mampu menjadikan perut kenyang lebih lama dan juga melancarkan pencernaan.

Dengan kondisi perut yang bisa kenyang lebih lama maka sangat berguna untuk mencegah Anda makan secara berlebihan, termasuk mengurangi kebiasaan ngemil.

6. Mengatasi Anemia
Selain bayam yang mengandung zat besi tinggi, jantung pisang juga memiliki kandungan zat besi yang berfungsi untuk meningkatkan produksi sel darah merah di dalam tubuh.

Dari laman Lifehack.org, Anemia merupakan kondisi yang cukup serius, dimana kondisi tubuh yang tidak mampu memproduksi sel-sel darah merah yang mencukupi. Sel darah merah memiliki fungsi penting dalam menyebarkan oksigen ke seluruh sel-sel tubuh.

Dengan begitu, tubuh sangat membutuhkan zat besi untuk mencukupi produksi sel darah merah di dalam tubuh. Jantung pisang kaya akan zat besi yang mengoptimalkan proses produksi sel-sel darah merah ini.

Mengonsumsi jantung pisang akan membantu untuk mengobati penyakit anemia yang dialami, selain itu juga memberikan tenaga yang mencukupi bagi tubuh untuk beraktivitas.

loading...

7. Meningkatkan Produksi ASI Bagi Ibu Menyusui
Dari laman Stylecraze.com, bahwa salah satu problem utama ibu menyusui adalah minimnya pasokan ASI. Konsumsi jantung pisang bermanfaat untuk meningkatkan pasokan ASI bagi Ibu menyusui.

Dari laman Hamil.co.id, menjelaskan bahwa jantung pisang termasuk kategori sayuran yang dapat memberikan manfaat jika dikonsumsi oleh ibu hamil, yaitu dapat meningkatkan produksi ASI.

Selain itu, jantung pisang juga bermanfat untuk mencegah terjadinya morning sickness pada ibu hamil, menyembuhkan luka lebih cepat pasca persalinan, mencegah anemia dan diabetes, serta memperbaiki mood ibu hamil.

8. Menangkal Serangan Radikal Bebas
Dari laman Stylecraze.com, bahwa serangan radikal bebas mengakibatkan gangguan yang serius bagi kesehatan tubuh. Ekstrak metanol yang terdapat pada jantung pisang merupakan antioksidan yang sangat penting bagi tubuh.

Jenis antioksidan ini bekerja untuk menangkal serangan radikal bebas pada tubuh. Dimana radikal bebas dapat mengakibatkan kerusakan pada organ dan jaringan tubuh, salah satunya dampak yang mengerikan dari radikal bebas adalah kanker.

Manfaat antioksidan ini sangat penting untuk mencegah bahaya terkena kanker, penuaan dini, dan lainnya.

Dari laman Indiatimes.com, radikal bebas menyerang sel-sel sehat tubuh dan merusaknya, yang dampaknya berupa penyakit jantung, kanker dan penuaan kulit. Jantung pisang sarat dengan kandungan antioksidan yang mampu melawan radikal bebas dan mencegah kerusakan yang ditimbulkannya.

9. Mengurangi Pendarahan Selama Menstruasi
Saat masa menstruasi bisa saja timbul rasa sakit pada wanita, bahkan pada sebagian wanita mengalami masalah menstruasi yang cukup serius, kondisi ini dapat menganggu kondisi psikis serta juga bisa menimbulkan rasa sakit kepala.

Konsumsi jantung pisang yang dimasak bermanfaat untuk mengatasi masalah pendarahan selama masa menstruasi.

Dari laman Indiatimes.com , konsumsi resep secangkir jantung pisang yang dimasak dengan yoghurt mampu meningkatkan kadar progesteron di dalam tubuh, serta mencegah perdarahan berlebihan saat masa menstruasi. Jantung pisang juga dipercaya mampu mengatasi masalah sindrom ovarium polikistik (PCOS).

10. Mengatasi Masalah Kolesterol Tinggi
Mengkonsumsi jantung pisang bermanfaat untuk menghindari terjadinya masalah kolesterol tinggi. Hal ini karena jantung pisang banyak memiliki kandungan penting seperti serat. Selain itu jantung pisang rendah lemak.

Dengan kandungannya yang sehat, Jantung pisang bermanfaat untuk melancarkan pencernaan, juga mengikat kolesterol dan lemak untuk dibuang keluar tubuh bersamaan dengan kotoran.


11. Menghindari Penyakit Jantung dan Stroke
Dari laman Doktersehat.com, jantung pisang mampu mencegah terjadinya pendarahan pada otak, baik itu pada jantung maupun pembuluh darah. Apabila dikonsumsi secara rutin, jantung pisang mampu menghindari dan membantu mengobati penyakit stroke.

Jantung pisang kaya akan nutrisi, seperti mengandung vitamin, mineral, serat dan lainnya. Jantung pisang juga memiliki indeks glikemik yang rendah.

Kandungan di dalam jantung pisang berfungsi untuk melancarkan pencernaan dan mengikat kolesterol dan lemak untuk kemudian dibuang dari dalam tubuh.

Dari laman Lifehack.org, menyebutkan bahwa penyakit jantung adalah penyebab nomor satu kematian, sehingga sangat berbahaya. Jantung pisang memiliki kandungan kalium telah terbukti mampu melindungi jantung.

Kalium bekerja pada tubuh untuk menurunkan tekanan darah tinggi. Dimana tekanan darah tinggi merupakan penyebab utama terjadinya penyakit jantung.

12. Mencegah Penuaan Dini
Kandungan flavanoid yang ada di dalam jantung pisang berfungsi penting untuk perbaikan sel-sel tubuh yang mengalami kerusakan, serta berfungsi sebagai antioksidan yang menangkal serangan radikal bebas.

Dari laman Lifehack.org, jantung pisang  kaya akan vitamin C dan senyawa seperti tanin dan flavonoid, yang semuanya merupakan antioksidan.

Senyawa antioksidan berfungsi untuk meredakan kondisi stres pada sel-sel tubuh, serta bekerja untuk memperlambat proses penuaan, sehingga mencegah timbulnya masalah penuaan dini.

13. Untuk Kesehatan Pencernaan
Dari laman Medindia.net, bahwa jantung pisang kaya akan serat, baik itu serat larut dan tidak larut. Manfaatnya untuk melancarkan saluran pencernaan.

Asupan serat larut disarankan dikonsumsi bagi mereka yang mengalami masalah sindrom iritasi usus (IBS) dan diare.

Adapun serat tidak larut nantinya saat di dalam tubuh tidak akan larut di dalam air, manfaat serat tidak larut untuk mengatasi masalah sembelit.

Pada kedua jenis serat tersebut sangat bermanfaat untuk kesehatan pencernaan dan mengoptimalkan proses penyerapan makanan di dalam saluran pencernaan.

14. Membuat Jiwa Lebih Rileks
Dari laman Lifehack.org, bahwa di masa yang serba modern ini, banyak orang yang mengalami stres dan depresi. Jantung pisang kaya akan kandungan magnesium, yang berfungsi untuk membuat tubuh bisa rileks secara alami, serta membantu agar dapat tidur nyenyak. Tidur nyeyak dan berkualitas juga penting untuk meredam resiko stres dan depresi.

15. Mengatasi Masalah Premenstrual Syndrome (PMS)
Dari laman Medindia.net, keparahan gejala PMS bermacam-macam, yang berbeda antara satu wanita dengan wanita lainnya. Gejalanya juga bisa bervariasi dari bulan ke bulan.

Beberapa gejala umum PMS yaitu perubahan mood, perut kembung, masalah pencernaan, depresi, dan rentan untuk sering marah. Jantung pisang efektif untuk megatasi PMS karena manfaat kandungannya yang mampu mencegah munculnya berbagai gejala tersebut.

Anda bisa mengkukus jantung pisang bersama dengan yogurt dan parut kelapa, ini menjadi hidangan sederhana yang sehat dan lezat, yang bermanfaat untuk mengurangi gejala PMS.

Yogurt yang dikonsumsi memiliki probiotik, serta jantung pisang mengandung serat, manfaatnya bisa membantu menenangkan organ pencernaan dan mencegah perut kembung. Jantung pisang juga mengadung magnesium yang membantu memperbaiki mood, serta mencegah stres dan depresi.

16. Mengobati Malaria
Penyakit malaria sangat berbahaya, penyakit ini berasal dari nyamuk. Anda bisa memanfaatkan jantung pisang sebagai pengobatan dari virus malaria. Cara membuat ramuan pengobatannya:
  1. Siapkan sebuah jantung pisang ambon dan asam jawa
  2. Lalu Anda bersihkan dan kupas kulit bagian luar buah jantung pisang ambon tersebut.
  3. Lalu Anda timbun di dalam bara api selama 30 menit
  4. Lalu parut (bisa juga ditumbuk) hingga hancur.
  5. Kemudian peras airnya dan saring.
  6. Siapkan gelas atau wadah, Anda masukkan air perasannya ke gelas tersebut.
  7. Lalu masukan sedikit asam jawa ke dalam gelas tersebut.
  8. Barulah Anda minum ramuan tersebut. 
  9. Minum pada pagi hari, lakukan satu kali dalam sehari.

17. Mengatasi Masalah Gangguan Syaraf
Dari laman Medindia.net, bahwa konsumsi bunga pisang bisa mencegah gangguan saraf, yang sangat umum seperti penyakit Alzheimer dan Parkinson. Kedua penyakit itu muncul karena terkena dampak bahaya radikal bebas. Kandungan antioksidan di dalam jantung pisang berfungsi untuk menangkal serangan radikal bebas.

18. Mencegah Kanker
Dampak serangan radikal bebas mengakibatkan terjadinya kerusakan kinerja organ tubuh, hingga bisa menyebabkan penyakit kanker. Sistem oksidasi menyebabkan masalah penuaan pada sel-sel di dalam tubuh.

Kandungan estrak metanol yang ada dalam jantung pisang memiliki sifat antioksidan yang sangat penting, yang sangat bermanfaat untuk menangkal radikal bebas, sehingga membantu mencegah resiko kanker.

19. Mengatasi Datang Bulan Tidak Teratur
Jika mengalami datang bulan yang tidak teratur, mala cobalah untuk mengatasinya dengan memakan sayur jantung pisang. Diyakini bahwa manfat jantung pisang mampu untuk melancarkan siklus datang bulan. Kandungan di dalam jantung pisang bekerja untuk mengontrol hormon-hormon di dalam tubuh. Manfaat lainnya, konsumsi jantung pisang berkhasiat untuk meredakan rasa nyeri di perut dan panggul.

20. Menyehatkan Rahim Wanita
Jantung pisang bermanfaat untuk kesehatan rahim. Jantung pisang tidak hanya kaya akan kandungan serat saja, tetapi juga memiliki kandungan mineral yang sangat penting seperti kalsium, tembaga, dan juga zat besi. Kandungan mineral tersebut memiliki fungsi untuk memperkuat dinding rahim dan juga mencegah terjadinya infeksi pada rahim.

Penutup
Disarankan untuk memilih jantung pisang yang berasal dari pisang jenis kepok, pisang siam, atau klutuk (batu). Yang kandungan proteinnya tinggi dan juga lebih lezat dikonsumsi.

Cara pengolahannya sederhana. Anda hanya perlu membelah atau mengupas kelopak bagian luarnya, hingga hanya tersisa bagian dalam yang berwarna putih kemerahan.

Lalu cuci bersih dan lakukan mengiris dengan cara memanjang. Setelah itu, Anda barulah merebus jantung pisang tersebut.

Resep Jantung Pisang
Jantung pisang sebenarnya dapat Anda olah sebagai bahan kuah, ditumis, dan beberapa jenis masakan lainnya. Salah satunya Anda bisa membuat resep ‘tumis jantung pisang saus tiram terasi’. Berikut di bawah ini caranya.

Bahan-bahan yang perlu Anda siapkan:
  • Sebuah jantung pisang, belah menjadi 2
  • 10 buah cabai rawit (jumlahya bebas, bisa kurang atau bisa lebih, sesuai selera Anda)
  • 6 siung bawang merah, iris secara tipis
  • 4 siung bawang putih, iris secara tipis
  • 3 lembar daun jeruk
  • 1 cm lengkuas, dimemarkan
  • 1 cm terasi
  • 1 lembar daun salam
  • 1 sdm saus tiram
  • Gula, secukupnya
  • Garam, secukupnya

Cara membuatnya:
  1. Rebus jantung pisang sampai matang (ditandai dengan jantung pisang yang empuk). 
  2. Lalu Anda buang airnya, dan potong-potong kecil. 
  3. Lalu di tempat lainnya, tumis bawang putih dan bawang merah hingga tercium bau harum. 
  4. Anda tambahkan ke dalamnya cabai rawit yang sudah dihaluskan, daum salam, daun jeruk dan lengkuas. 
  5. Kemudian tumis kembali (jangan terlalu lama).
  6. Anda tambahkan juga terasi dan saus tiram, kemudian aduklah sampai tercium bau harum.
  7. Lalu, barulah masukkan jantung pisang tadi (yang sudah direbus).
  8. Lalu Anda masak sampai bumbu akhirnya tercampur dengan rata. 
  9. Lalu Anda teruskan melakukan tumis sampai bumbu meresap.
  10. Selesai, Anda bisa menyajikannya dengan tambahan taburan bawang goreng. 

Resep Opor Ayam Jantung Pisang 
Opor ayam sudah sangat populer di indonesia, yang mempunyai cita rasa khas. Anda bisa membuat opor ayam yang ditambah dengan jantung pisang, serta dimasak dengan kuah santan pedas. Berikut cara membuatnya:

Bahan-bahan yang perlu Anda persiapkan:
  • 500 gram daging ayam (cuci bersih, kukus sebentar, untuk cara memotongnya bebas)
  • 500 ml santan kelapa
  • 200 gram jantung pisang (direbus)
  • Minyak (secukupnya)
  • 1 lembar daun salam
  • 3 lembar daun jeruk
  • 4 cm lengkuas (memarkan)
  • 4 cm jahe (memarkan)
  • 2 batang serai (memarkan)

Bahan Untuk Membuat Bumbu Halus:
  • 6 cm kunyit
  • 7 siung bawang merah
  • 5 siung bawang putih
  • 20 buah cabai rawit
  • 3 buah cabai merah besar (buang isinya)
  • 5 butir kemiri
  • Merica (kira-kira sepucuk sendok teh)
  • Kaldu ayam bubuk (secukupnya)
  • Garam (secukupnya)
  • Gula (secukupnya)

Cara Membuatnya:
  1. Pertama-tama Anda panaskan minyak, kemudian tumis bumbu yang sudah dihaluskan hingga sampai harum. Anda masukkan jahe, daun salam, daun jeruk, batang serai dan lengkuas.
  2. Apabila bumbu telah harum, maka masukkan daging ayam, serta berikan sedikit air lalu rebus hingga mendidih.
  3. Kemudian masukkan jantung pisang, dan rebus lagi hingga air kembali mendidih, serta pastikan bumbu sudah meresap sepenuhnya (baik itu meresap ke dalam jantung pisang maupun daging ayam).
  4. Apabila air telah mendidih, serta bumbu telah meresap sempurna, lalu Anda masukkan santan kelapa. 
  5. Kemudian Anda rebus kembali sembari diaduk-aduk hingga akhirnya mendidih.
  6. Terakhrir, tinggal diangkat ‘opor ayam spesial’ tersebut, kemudian disajikan di piring.
Read More
  • Share This:  
  •  Facebook
  •  Twitter
  •  Google+
  •  Stumble
  •  Digg

Sunday, March 26, 2017

17 Gejala Kanker Serviks (Pencegahan & Pengobatan Kanker Serviks)

 March 26, 2017     Wanita     No comments   

Hal yang sangat penting bagi para wanita untuk memperhatikan setiap perubahan tidak wajar yang terjadi pada tubuhnya. Sehingga gejala kanker serviks dapat dikenal dengan sedini mungkin. Hal ini penting agar bisa memperoleh penanganan yang lebih cepat dan tepat, sehingga peluang keberhasilan untuk sembuh bisa lebih besar.

Kanker serviks merupakan jenis penyakit kanker yang timbul di leher rahim wanita. Fungsi dari leher rahim adalah sebagai pintu masuk menuju rahim dari vagina.

Pada tahap awal, kanker serviks umumnya tidak memperlihatkan tanda-tanda. Tanda-tanda (gejala) kanker serviks yang sering terjadi yaitu pendarahan pada vagina, hal ini bisa terjadi setelah melakukan hubungan seks.

Hanya saja, pendarahan yang terjadi tidak serta merta menjadikan orang yang mengalaminya dipastikan terkena kanker serviks.

Kanker Serviks

Umumnya penyebab kanker serviks adalah karena serangan dari HPV (human papillomavirus). HPV merupakan jenis virus yang dampaknya mengakibatkan kutil di tangan, kaki, dan alat kelamin.

Terdapat banyak jenis virus HPV, yang kebanyakannya tidak memberikan dampak serius. Namun, terdapat segelintir jenis virus HPV yang bisa menyebabkan masalah pada fungsi sel-sel leher rahim. Hal ini menyebabkan ketidaknormalan pada sel-sel rahim, yang dampaknya bisa sangat serius yaitu kanker.

Adapun HPV sendiri bisa ditularkan dengan hubungan seks yang dilakukan. Dua jenis virus HPV yang paling membahayakan yaitu jenis HPV 16 dan HPV 18. Kedua jenis virus ini yang paling sering mengakibatkan timbulnya kanker serviks, yaitu 70% dari kasus yang pernah ada.

Saat tubuh terkena infeksi HPV, maka sistem imun tubuh akan langsung bekerja untuk menangkal virus tersebut melukai rahim. Pada sebagian wanita, keberadaan virus ini di dalam tubuh bisa bertahun-tahun lamanya. Kondisi ini sangat mengkhawatirkan karena dapat menyebabkan sel-sel yang ada di bagian permukaan leher rahim bisa terinfeksi dan menimbulkan resiko kanker yang berbahaya.

Gejala Kanker Serviks

1. Pendarahan Tidak Normal Pada Vagina
Gejala kanker serviks yang sangat sering muncul yaitu pendarahan yang tidak normal pada bagian vagina. Jika hal ini terjadi dua kali atau bahkan lebih, maka Anda perlu dengan segera untuk menanyakan hal ini kepada dokter.

Bentuk pendarahan tidak normal pada vagina yang berpotensi hal itu disebabkan oleh kanker serviks, yaitu:
  1. Muncul setelah masa menepause.
  2. Muncul tidak pada periode haid.
  3. Terjadi ketika melakukan berhubungan intim.
  4. Terlihat adanya campuran keputihan di darah.
  5. Lamanya masa haid tidak wajar (terlalu lama dari pada biasanya).

2. Menurunnya Nafsu Makan
Sebenarnya pada banyak jenis kanker (termasuk kanker serviks) akan menyebabkan penderitanya akan kehilangkan nafsu makannya. Hal itu karena munculnya zat-zat toksin (racun) di dalam tubuh yang diproduksi oleh sel-sel kanker.

3. Menstruasi Lebih Lama dari Biasanya
Umumnya lamanya masa haid adalah sekitar 5-7 hari, akan tetapi jika seorang wanita mengalami gangguan pada rahimnya, hal ini bisa menyebabkan menstruasi akan menjadi lebih lama dari biasanya.

4. Darah Menstruasi Lebih Banyak dari Biasanya.
Selain lamanya masa menstruasi, gejala lainnya yaitu darah menstruasi menjadi lebih banyak jumlahnya. Kondisi ini karena terjadinya perubahan pada lapisan rahim. Kondisi ini bisa berpotensi menjadi tanda-tanda kanker serviks.

5. Timbul Masalah Pada Keputihan 
Keputihan merupakan keluarnya cairan selain darah yang keluar dari jalan lahir. Adapun timbulnya keputihan yang tidak seperti biasanya, maksudnya yaitu cairannya terdapat lendir-lendir, bahkan ada yang bercampur dengan nanah, ataupun darah kotor.

6. Mudah Sekali Mengalami Lelah
Munculnya rasa lelah yang berlebihan, sehingga tubuh seringkali merasa lemah untuk beraktivitas. Hal ini disebabkan tubuh mengalami kekurangan darah akibat terjadinya pendarahan (atau keluar banyak darah dari dalam tubuh).

Selain itu, berkemungkinan juga tubuh yang terasa lemah terjadi karena adanya zat beracun di dalam tubuh. Yang zat racun tersebut dihasilkan oleh sel-sel kanker.


7. Nyeri Saat Berhubungan Seksual
Masalah yang mengenai pada jaringan serviks, mengakibatkan terjadinya peradangan atau bahkan kematian sel (nekrosis). Yang menjadikan bagian tersebut lebih sensitif dan terasa nyeri saat tersentuh.

8. Rasa sakit Ketika Berhubungan Intim
Anda perlu berhati-hati ketika megalami kejadian yang agak janggal berupa munculnya rasa sakit ketika berhubungan intim suami istri.

Jika mengalami rasa sakit saat itu tanpa adanya penyebab yang jelas, maka hendaknya berkonsultasi dengan dokter. Hal itu karena munculnya rasa sakit ketika berhubungan intim dapat menjadi gejala kanker serviks.

9. Flek (Pendarahan) Di Luar Waktu Menstruasi
Munculnya bercak darah adalah gejala awal kanker serviks yang cukup umum. Tetapi, tidak semua pendarahan yang terjadi di luar waktu menstruasi dipastikan akibat kanker serviks. Tentunya perlu memperhatikan gejala-gejala lainnya.

Anda hanya perlu curiga dan berhati-hati ketika muncul flek atau pendarahan di luar jadwal menstruasi.

10. Nyeri di Sekitar Panggul
Pada gejala ini berupa munculnya rasa tidak nyaman dan gangguan (bahkan bisa muncul nyeri) pada bagian panggul dan sekitarnya. Munculnya rasa tidak nyaman ataupun rasa sakit di sekitar panggul karena terjadinya masalah peradangan di leher rahim.

11. Berat Badan Turun (Secara Tidak Wajar)
Berat badan yang turun terus menerus tanpa adanya sebab yang jelas, hal ini bisa menjadi gejala kanker, bukan hanya jenis kanker serviks tetapi bisa jenis kanker apa saja. Sehingga berat badan yang turun secara tidak wajar sudah menjdi gejala umum kanker, bukan hanya gejala khusus kanker serviks.

Oleh karena itu, ketika mengalami maslaah berat badan yang terus turun tanpa sebab jelas dan bahkan berat badan turun secara drastis maka perlu diwaspadai. Perhatikan juga gejala-gejala kanker serviks lainnya.

12. Mudah Sekali Terjadi Pendarahan
Masalah yang terjadi pada mulut rahim atau serviks bisa menyebabkan jaringan tersebut akan rapuh, sehingga menjadi mudah berdarah.

Dengan begitu, jika terjadi suatu sentuhan yang biasanya tidak sampai menyebabkan perdarahan (kondisi normal), tapi karena adanya masalah ini ternyata bisa sampai membuat timbulnya pendarahan.

Sentuhan tersebut bisa berbentuk hubungan seksual, douching dan lainnya.

13. Perdarahan Pasca Menopause
Saat wanita telah berada di dalam masa menopause, dengan begitu tidak ada lagi yang namanya darah haid. Sehingga ketika dalam masa menopause ternyata muncul masalah pendarahan, maka perlu hati-hati, karena itu adalah salah satu gejala kanker serviks.

14. Nyeri pada Kaki
Gejala ini muncul saat kanker telah menyebar ke kelenjar getah bening yang terletak di bagian lipat paha, hal ini menyebabkan munculnya rasa nyeri dan bahkan dapat menyebabkan pembengkakan pada kaki.

Terjadinya nyeri ataupun pembangkakan pada kaki karena terhambatnya aliran limfatik (getah bening). Umumnya pembengkakan terjadi pada salah satu kaki. Jika gejala ini terjadi, maka segera laporkan ke dokter. Selain itu, kaki bengkak bisa menjadi salah satu gejala gagal ginjal.

loading...

15. Sakit punggung
Gejala sakit punggung ini menandakan kanker telah menyebar ke bagian tulang punggung. Timbulnya rasa nyeri punggung secara tiba-tiba perlu diwaspadai, dikhawatirkan itu adalah gejala kanker serviks.

16. Keluar Cairan Urin atau Feses Dari Jalan Lahir
Munculnya gejala dari kanker serviks ini karena penyebaran sel kanker telah berakibat pada kerusakan sekat yang memisahkan jalan lahir dengan jalan feses. Selain itu, penyebaran kanker bisa juga ke bagian depannya yaitu sekat dengan kandung kemih.

Penyebaran kanker tersebut menyebabkan sekat menjadi rapuh dan bocor. Sehingga urin ataupun feses bisa masuk ke jalan lahir.

17. Rentan Mengalami Patah Tulang
Dimana kondisi tulang yang terkena kanker berakibat kekuatan tulang akan melemah (rapuh), sehingga terjadi peningkatan resiko patah tulang.

Tanda-tanda kanker serviks dijelaskan oleh pakar kesehatan cenderung sulit untuk dideteksi di tahap awal. Sehingga sangat dikhawatirkan jika tanpa diketahui sel kanker telah menyebar dan menginfeksi tubuh.

Sehingga, hal yang perlu dilakukan yaitu melakukan tes secara berkala ketika Anda merasakan kekhawatiran akan kemunculan kanker serviks. Tes perlu dilakukan yang terutama pada orang-orang yang memiliki kebiasaan buruk merokok.

Perlunya Melakukan Screening untuk Mendeteksi Kanker Serviks
Proses terjadinya perubahan pada sel-sel permukaan leher rahim secara perlahan (bertahun-tahun) hingga akhirnya berubah menjadi penyakit kanker yang mengerikan. Perubahan sel di leher rahim dapat dideteksi dari dini.

Dimana melakukan pengobatan saat sel-sel masih dalam tahap ‘pra-kanker’ memiliki tingkat kesuksesan untuk sembuh yang lebih besar. Berbeda halnya jika kanker sudah menyebar.

Screening pada kanker serviks bertujuan guna mendeteksi apabila terdapat sel-sel abnormal yang dikhawatirkan berlanjut menjadi sel kanker. Saat melakukan tes screening maka sample sel diambil dari leher rahim, serta diperiksa di bawah mikroskop.

Perlu diketahui, screening serviks ini tidak bertujuan untuk mendiagnosis kanker serviks, namun bertujuan guna mengecek kondisi kesehatan pada sel-sel di leher rahim. Selain itu, juga untuk melakukan pendeteksian apabila terdapat sel yang abnormal sehingga kemudian akan ditindaklanjuti.

Mengetahui adanya sel yang abnormal sedari awal, maka nantinya akan dilakukan dengan segera pengangkatan sel-sel abnormal tersebut, sehingga penyakit kanker serviks ini bisa dihindari.

Masih ada kemungkinan sel-sel abnormal dapat kembali normal dengan sendirinya. Namun, pada sebagian kejadian yang pernah ada, sel-sel yang bersifat abnormal perlu dilakukan pengangkatan karena dikhawatirkan bisa berkembang menjadi bentuk kanker.

Mengenai tes ini, direkomendasikan bagi para wanita yang berumur 25-49 tahun agar melakukan pemeriksaan ini setiap tiga tahun sekali. Adapun bagi wanita berumur 50-64 tahun disarankan melakukan peeriksaan setiap lima tahun sekali. 

Penyebab Kanker Serviks
Munculnya kanker serviks diawali saat sel-sel yang dalam kondisi sehat mulanya, kemudian mengalami sesuatu yang dinamakan dengan mutasi genetik (perubahan DNA).

Terjadinya mutasi genetik akhirnya mengakibatkan perubahan sel yang awalnya normal menjadi sel yang abnormal (tidak normal).

Sel yang sehat akan berkembang (tumbuh) dengan kecepatan yang standar atau normal, adapun sel kanker tumbuh dengan kecepatan yang tidak terkendali sehingga sangat membahayakan kondisi tubuh.

Nantinya, jumlah sel abnormal yang semakin banyak, akhirnya akan menyebabkan muculnya tumor. Kemudian sel kanker juga akan terus menyerang jaringan atau bagian tubuh yang ada di sekitarnya.

Sel kanker dapat menyebar ke bagian tubuh lainnya, hal ini dinamakan dengan ‘metastasis’.


Kanker Serviks Akibat HPV (Human papillomavirus)
Penelitian telah menemukan bahwa 99,7% kasus kanker serviks disebabkan oleh HPV. HPV merupakan virus, yang jenisnya ada hingga 100 varian.

Penyebaran virus HPV seringya melalui hubungan seksual. Ada sekitar 15 jenis dari HPV yang bisa mengakibatkan terjadinya kanker serviks. Dari 15 jenis tersebut, terdapat dua jenis yang paling sering sebagai penyebab timbulnya kanker serviks yaitu jenis HPV 16 dan HPV 18.

Jenis HPV yang sangat menghawatirkan yaitu yang rentan untuk bisa dipindahkan dari sel virus ke dalam sel leher rahim, hal ini sangat berbahaya.

Keberadaan HPV akan menyebabkan gangguan pada fungsi sel tubuh, kemudian sel-sel yang awalnya sehat di serviks nantinya akan mulai tumbuh dengan tanpa terkendali.

Kondisi tersebut yang akhirnya akan mengakibatkan timbulnya tumor, yang kemudian menjadi kanker.

Infeksi HPV dapat menghilang tanpa perlu dilakukan penanganan khusus dalam jangka waktu sekitar dua tahun.

Hanya saja, tentunya Anda perlu untuk tetap berhati-hati, sehingga disarankan bagi wanita untuk bisa memperoleh vaksinasi HPV, yang manfaatnya untuk mencegah tubuh terinfeksi virus yang mengakibatkan penyakit kanker.

Proses terjadinya kanker serviks, dimana sel sehat mulai berubah menjadi sel prakanker, hingga akhirnya menjadi sel kanker. Prosenya itu membutuhkan waktu bertahun-tahun, hingga akhirnya menjadi kanker yang berbahaya.

Kondisi sel-sel abnormal, dimana belum berubah menjadi sel kanker. Kondisi ini disebut CIN (cervical intraepithelial neoplasia) yang artinya sederhananya adalah ‘sel prakanker’.

Proses perubahan sel yang awalnya normal, kemudian terinfeksi HPV hingga menjadi CIN, kemudian terus berkembang hingga akhirnya menjadi kanker. Prosesnya sangat lambat, yang bisa berlangsung dalam jangka waktu 10-20 tahun hingga akhirnya menjadi kanker.

Dengan begitu CIN merupakan keadaan pertumbuhan sel yang abnormal, tetapi sebelum menjadi sel kanker.

Pada keadaan ini, pada dasarnya tidak sampai mengancam jiwa seseorang, hanya saja yang dikhawatirkan adalah beresiko bisa menjadi kanker.

Sehingga dokter biasanya akan mengidentifikasi pada tahap ini, tujuannya supaya CIN bisa ditangani dengan segera (untuk diatasi), sebelum akhirnya beresiko menjadi kanker.

Faktor yang Meningkatkan Risiko Kanker Serviks:
  1. Kebiasaan buruk merokok, dimana merokok bisa meningkatkan risiko kanker serviks hingga dua kali lipat. Hal itu karena kandungan zat berbahaya yang ada di dalam rokok, menyebabkan masalah pada di leher rahim.
  2. Melemahnya sistem kekebalan tubuh, dimana tubuh menjadi lemah kemampuannya dalam menangkal penyakit.
  3. Minum pil KB lebih dari lima tahun. Hanya saja penelitian kesehatan yang lebih lanjut diperlukan, guna menganalisis penyebabnya.
  4. Perzinahan, yaitu berganti-ganti pasangan seksual, hal ini dapat menyebabkan risiko tinggi terinfeksi HPV.

Penyebaran kanker serviks bisa menyebar ke jaringan tubuh yang di sekitarnya. Kanker bisa menyebar ke bagian vagina dan otot yang berfungsi menopang tulang panggul. Selanjutnya, sel kanker dapat menyebar ke tubuh bagian atasnya.

Kanker bisa terus menyebar ke bagian rektum, kandung kemih, hati, tulang dan paru-paru. Sel kanker juga dapat beresiko terus menyebar ke bagian sistem limfatik.

Pencegahan Kanker Serviks
Tentunya agar dapat mencegah timbulnya kanker serviks, hal utama yang penting dilakukan yaitu mencegah penyebaran virus HPV di dalam tubuh. Hal-hal yang perlu dilakukan sebagai pencegahan penyakit kanker serviks yaitu:

Melakukan hubungan seksual dengan aman
Penularan kanker serviks ini seringkali bermula dari hubungan intim yang kurang baik, Anda harus melakukan hubungan intim secara aman. Hindari melakukan hubungan seksual di luar nikah, yang dampaknya bisa menyebarkan (menularkan) virus HPV yang menyebabkan kanker serviks.

Melakukan screening leher rahim secara rutin
Screening leher rahim dilakukan untuk mendeteksi sel-sel pada leher rahim yang bisa beresiko berkembang menjadi kanker.

Melakukan Suntik Vaksin HPV
Tujuan dilakukannya vaksinasi kanker serviks adalah untuk pencegahan sejak awal. Memberikan vaksinasi secara rutin dianjurkan bagi wanita.

Efek samping dari vaksin HPV adalah demam ringan, nyeri di bagian tubuh yang disuntikkan, rasa gatal, dan muncul bentuk kemerahan pada bagian tubuh yang disuntik.

Hindari Merokok
Merokok menjadi pemicu meningkatknya resiko kanker serviks. Anda harus menghindari rokok, baik menghindari sebagai perokok aktif maupun pasif. Intinya Anda harus menghindari yang namanya asap rokok.

Bahaya rokok mengakibatkan timbulnya banyak jenis penyakit kanker (termasuk kanker serviks). Di dalam rokok terdapat ribuan zat yang berbahaya bagi tubuh.

Hindari Berganti-ganti Pasangan Dalam Hubungan Intim
Pada sebuah penelitian, menyimpulkan hasil penelitianya bahwa wanita yang telah berhubungan intim dengan berganti-ganti pasangan mengalami resiko sangat besar terkena kanker serviks.

Hal itu karena dengan berganti pasangan hubungan intim, berarti akan mengalami resiko tinggi akan penularan virus HPV. Walaupun telah mengenakan kondom saat berhubungan intim, tetapi hal ini tidak banyak membantu, disebabkan penyebaran dapat terjadi dengan sentuhan kulit.

Miliki Gaya Hidup Sehat
Secara umum, sangat penting untuk mengonsumsi makanan sehat. Anda perlu memenuhi asupan penting berupa serat, protein, vitamin, mineral, lemak sehat, dan lainnya secara seimbang. Menjaga kesehatan tubuh agar kondisi fisik menjadi kuat adalah hal yang penting dalam pencegahan kanker serviks.

Tips Lainnya Pencegahan Kanker Serviks:
  • Anda harus mengganti celana secara rutin, setidaknya dua kali dalam sehari.
  • Kalau bisa, jangan pernah membersihkan organ vital di toilet umum, hal itu karena kebersihan air yang  tidak terjamin kualitasnya.
  • Bawa tisu sendiri, sehingga Anda jangan memakai tisu di toilet umum, karena dikhawatirkan sudah tercemar virus.
  • Ketika Anda sedang dalam masa haid, maka gantilah pembalut dengan lebih sering.
  • Pastikan juga kualitas pembalut yang digunakan baik.
  • Jangan mengonsumsi minuman es ketika sedang dalam masa menstruasi
  • Hindari makanan yang memicu timbulnya lendir keputihan secara berlebihan.
  • Jangan menyentuh bagian intim ketika kondisi tangan kotor.

Pengobatan Kanker Serviks
Pengobatan kanker serviks dilakukan dengan tergantung dari faktor yang ada, seperti jenis kaker, stadium kanker, usia pasien, kondisi medis lain yang sedang dihadapi, keinginan untuk memiliki anak, dan faktor-fakor lainnya.

Umumnya kanker serviks ditangani oleh tim yang terdiri dari beberapa dokter yang berasal dari berbagai spesialisasi. Tim inilah yang bekerja untuk mencari metode penngobatan terbaik. Walaupun untuk keputusan akhirnya adalah di tangan Anda sendiri.

Pengobatan penyakit kaker serviks berdasarkan tingkat stadiumnya terdiri dari dua. Yang pertama yaitu mengatasi kanker serviks yang tahap awal, dilakukan dengan operasi pengangkatan sebagian atau seluruh organ rahim, radioterapi, ataupun terkadang memerlukan kombinasi keduanya.

Yang kedua adalah metode untuk mengatasi kanker serviks yang sudah masuk tahap stadium akhir, yaitu dengan melakukan radioterapi atau kemoterapi, atau bahkan keduanya. Selain itu, kadang-kadang tindakan operasi juga diperlukan.

Hal yang sangat baik jika diagnosis kanker serviks sudah mampu diketahui sejak dini. Maka peluang untuk sembuh akan lebih besar.

Tingkat stadium kaker serviks nantinya akan sangat menentukan bentuk pengobatan kanker serviks. Sehingga mengetahui dan peka terhadap gejala muncul sangat penting dilakukan, sehingga akan mendapatkan penanganan dari tim kesehatan sedari dini.

Referensi: Healthline.com, NHS.uk, Cancercenter.com, dan Lainnya
Read More
  • Share This:  
  •  Facebook
  •  Twitter
  •  Google+
  •  Stumble
  •  Digg

Thursday, March 2, 2017

21 Makanan Sumber Protein Nabati

 March 02, 2017     21 Makanan Sumber Protein Nabati, Makanan     No comments   

Protein adalah nutrisi yang sudah umum diketahui, manfaatnya sangatlah vital yaitu untuk meningkatkan fungsi otak, untuk pembentukan otot tubuh dan banyak manfaat lainnya.

Kekurangan asupan protein menimbulkan masalah kesehatan yang serius, dimana bagian-bagian tubuh tidak mampu berfungsi dengan normal. Oleh karena itu, nutrisi protein harus dipenuhi dalam setiap harinya.

Sebuah penelitian menyebutkan bahwa kelebihan protein yang bersumber dari daging merah dapat mengakibatkan resiko kanker.

Dengan begitu, sebenarnya tidak mengapa mengonsumsi daging merah untuk memperoleh protein, hanya saja perlu di-variasikan dengan jenis protein nabati.

Anda disarankan memenuhi asupan protein secara variasi, baik itu dari jenis protein hewani maupun protein nabati, jangan dari salah satunya saja.

Makanan Sumber Protein Nabati

1. Edamame
Edamame
Edamame | Sumber gambar: Wikimedia.org
Edamame atau yang biasanya dikenal di Indonesia dikenal dengan nama kedelai Jepang (kedelai rebus), memiliki kandungan kaya akan vitamin A, vitamin C, protein dan serat.

Hal yang luar biasa, edamame menjadi satu-satunya jenis sayuran yang memiliki kandungan 9 asam amino esensial, dimana kandungan tersebut umumnya diperoleh dari konsumsi daging.

Pada satu cangkir edamame terdapat 11 gram protein (atau 11g protein per 100g).

Selain itu, edamame memiliki kandungan 9 gram serat, 120 kalori, 2.5 gram lemak, dan 13 gram karbohidrat.

Dahulu kedelai rebus ini dicibir sebagai makanan murahan, padahal kenyataannya jenis kacang edamame ini adalah sumber protein, serat, dan juga antioksidan terbaik.

Dengan semakin luasnya tentang informasi gizi kepada masyarakat maka sekarang kacang edamame menjadi ‘naik daun’.

Yang membedakan edamame dengan jenis kacang kedelai lainnya yaitu bentuknya yang dan rasanya yang lebih manis dan lezat. Kandungan proteinnya yang tinggi memberikan manfaat penting bagi tubuh.

Hal-hal lainnya dari edamame:
  • Kandungan antioksidan dan isoflavon di dalamnya bermanfaat untuk menjaga sistem kekebalan tubuh, mencegah penyakit jantung dan mencegah kanker.
  • Bagi Anda pecinta sayuran maka disarankan mengonsumsi edamame karena memiliki nutrisi protein lengkap, dimana di dalamnya terkandung sembilan asam amino esensial.
  • Kandungan seratnya bermanfaat untuk kesehatan sistem pencernaan tubuh dan mengatasi masalah kadar kolesterol tinggi (LDL).
  • Selain itu, mengonsumsi edamame memberikan rasa kenyang yang cukup lama, hal itu karena kandungan seratnya yang tinggi.

2. Tempe
Tempe merupakan makanan sederhana yang memiliki kandungan gizi yang tinggi. Warung-warung makan di Indonesia banyak menyediakan tempe sebagai menu makanan.

Tempe kaya akan kandungan protein nabati. Anda bisa dengan mudah untuk menemukan tempe, dan harganya sangat murah. Pada setiap 100g tempe mengandung 11g protein.

Bahan kedelai yang merupakan bahan utama untuk membuat makanan tempe ini, memiliki kandungan serat yang banyak sehingga bermanfaat untuk membantu mengatasi masalah penyakit LDL (kolesterol jahat).

Sebagai saran, bagi Anda yang ingin memanfaatkan tempe untuk membantu menurunkan kadar kolesterol tinggi di dalam tubuh, maka hindari mengolah tempe dengan cara digoreng.

Tempe merupakan sumber protein nabati yang bebas lemak, yang membuat tempe sangat bagus dikonsumsi bagi mereka yang sedang diet. Manfaat lainnya dari tempe:
  1. Konsumsi tempe bisa meningkatkan kadar HDL, yang manfaatnya untuk menurunkan kadar kolesterol jahat di dalam tubuh.
  2. Karena manfaatnya yang membantu menurunkan kadar kolesterol jahat di dalam tubuh, tempe bermanfaat besar bagi kesehatan jantung.
  3. Makan tempe bermanfaat untuk menurunkan resiko penyakit degeneratif
  4. Tempe memiliki kandungan mineral yang tinggi, berfungsi untuk mencegah penyakit kekurangan darah (anemia).
  5. Di dalam tempe terdapat nutrisi serat yang bermanfaat untuk kesehatan pencernaan.
  6. Konsumsi tempe juga berfungsi untuk menjaga kesehatan dan kekuatan tulang, sehingga dapat menurunkan resiko osteoporosis.
  7. Tempe mengandung antioksidan yang bermanfaat untuk menangkal serangan radikal bebas pada tubuh.
  8. Tempe mempunyai kandungan yang bersifat antibakteri dan antibiotik, manfaatnya untuk mencegah penyakit diare dan kolera.

Sebgai saran, hendaknya mengolah tempe dengan cara dibacem. Cara lainnya bisa dengan digulai dan direbus. Adapun yang kurang dianjurkan adalah menggorengnya, hal itu karena membuat gizi di dalam tempe menjadi berkurang.


3. Kacang Lentil
Kacang Lentil
Kacang Lentil
Dalam setiap satu cangkirnya, lentil memiliki 18 gram kandungan protein. Selain itu, lentil juga mengandung banyak nutrisi, seperti asam folat, zat besi, serat dan vitamin B1.

Kandungan folat pada lentil lumayan banyak, bahkan lebih banyak dari sayuran bayam. Kandungan asam folat ini sangat bermanfaat bagi ibu hamil dan kesehatan janin di dalam kandungan.

Warna kacang lentil bermacam-macam, ada yang berwarna coklat, kuning, hijau, jingga-kemerahan, dan hitam. Selain itu, ukurannya juga berbeda-beda. Lentil dijual ada yang dengan kulitnya ataupun tanpa kulitnya.

Kacang lentil kuning memiliki tekstur lembut dan juga gurih, sehingga sering dimanfaatkan sebagai bahan untuk sup kental, perkedel dan lainnya.

Di Timur Tengah, lentil sejak dari zaman dulu dimanfaatkan untuk membuat anak-anak agar bisa belajar dengan lebih baik. Hal itu karena sejak dahulu lentil dipercaya mampu meningkatkan daya konsentrasi.

Adapun di India lentil menjadi populer karena kandungan seratnya yang banyak, yang diyakini mampu mengatasi masalah kolesterol tinggi dan diabetes.

4. Biji Labu
Biji Labu
Biji Labu | Sumber gambar: Torange.biz
Biji labu mengandung 19g protein per 100g. Biji labu ada di dalam buah labu, yang kemudian bisa Anda olah. Biji labu memiliki segudang manfaat kesehatan. Oleh karena itu, dalam mengolah buah labu maka jangan membuang biji labunya.

Biji labu memiliki kandungan kalium, protein, sodium, vitamin A, vitamin B12, vitamin B6, vitamin C, magnesium dan vitamin D. Berikut manfaat-manfaaat biji labu:
  • Kandungan vitamin A di dalam biji labu bermanfaat untuk menjaga kesehatan mata.
  • Meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
  • Menjaga kadar air di dalam tubuh.
  • Membantu mencegah sariawan, karena kandungan vitamin C-nya.
  • Memaksimalkan proses penyerapan pada zat besi di dalam tubuh. 
  • Membantu pembentukkan sel darah merah.
  • Membantu menjaga kesehatan jantung.

Khasiat dari biji labu juga untuk membantu mengobati diabetes. Kandungan di dalam biji labu mampu berfungsi untuk menjaga kenormalan kadar gula darah.

Kandungan magnesium yang terkandung di dalam biji labu juga bermanfaat untuk mencegah penyakit jantung. Demikan juga kandungan serat pada biji labu bermanfaat untuk menjaga kesehatan organ pencernaan tubuh.

5. Kacang Hitam
Kacang Hitam
Kacang Hitam | Sumber gambar: Pixabay.com
Kacang hitam mengandung protein sebesar 7,6 g per ½ cangkir porsi (dimasak). Kandungan lainnya di dalam kacang hitam yaitu serat, folat, kalium, vitamin B6 dan fitonutrien.

Kacang hitam memiliki nutrisi protein nabatinya yang banyak, sehingga dapat menjadikan Anda merasa kenyang lebih lama jika mengonsumsinya.

Konsumsi kacang hitam juga disarankan bagi mereka yang mengalami masalah diabetes. Hal itu disebabkan kandungan di dalam kacang hitam yang bekerja untuk membantu mengontrol gula darah di dalam tubuh agar stabil.

loading...

6. Kentang
Kentang juga memiliki kandungan protein yang cukup mumpuni, walaupun jumlahnya masih di bawah kacang hitam. Kandungan lainnya di dalam kentang yaitu zat besi, karbohidrat, fosfor, kalsium dan lemak nabati.

Kandungan protein, asam amino dan vitamin B6 memiliki peran penting dalam pembangunan dan pembentukan sel tubuh, untuk sintesis dari pembentukan DNA di dalam tubuh.

Kentang memiliki kandungan potassium yang membantu untuk mengatasi masalah kadar kolesterol tinggi. Nutrisi potasium bekerja untuk mencegah terjadinya penumpukan kolesterol di dalam darah.

Kandungan zat besi pada kentang bermanfaat unutk kesehatan tulang, Kandungan-kandungan seperti zat Besi, magnesium, kalsium, fosfor dan seng merupakan kandungan yang sangat penting dalam pertumbuhan tulang, kesehatan dan kekuatan tulang.

Kandungan serat, kalim dan beberapa vitamin di dalam kentang juga sangat penting bagi keseatan jantung.

7. Kacang Almond
Kacang Almond
Kacang Almond | Sumber gambar: Flickr.com
Kacang Almond memiliki kandungan protein yang tinggi, yaitu dalam setiap 100g memiliki kandungan protein sebanyak 22g . Selain itu, kacang almond kaya akan nutrisi lainnya.

Kacang almond mengandung protein dan vitamin E yang amat bermanfaat bagi kesehatan kulit dan rambut.  Kacang yang punya rasa lezat ini juga berkhasiat untuk menangkal berbagai penyakit serius.

Nutrisi lainnya yang terkandung di dalam kacang almond yaitu lemak tak jenuh, beberapa jenis vitamin B, vitamin E, kalsium, zinc, magnesium dan zat besi.

Para peneliti menemukan bahwa makan kacang almond mampu bermanfaat untuk menurunkan resiko kanker usus besar. Hal itu karena kacang almond memiliki kandungan lemak sehat di dalamnya.

Konsumsi almond membantu untuk menurunkan kolesterol jahat. Dimana kandungan vitamin E di dalam almond bekerja sebagai antioksidan yang berfungsi memproteksi dari resiko kerusakan sel darah di dalam tubuh dan mencegah terjadinya hambatan pada arteri karena masalah kolesterol.

Kacang almond juga membantu untuk menomalkan tekanan darah di dalam tubuh. Manfaat lainnya yaitu mencegah penyakit jantung.

Sumber informasi mengenai manfaat kacang almond yaitu laman Alodokter.com

8. Bayam
Bayam adalah tumbuhan yang daunnya dikonsumsi sebagai sayuran hijau. Bayam pada awalnya berasal dari Amerika tropik, dan kini sudah tersebar ke seluruh penjuru dunia karena manfaatnya yang penting bagi kesehatan.

Bayam mengandung protein sebanyak 3 g per ½ cangkir porsi, selain itu bayam dikenal  banyak mengandung zat besi. Bayam adalah makanan super yang kaya akan gizi, berupa vitamin A, vitamin C, vitamin K, serat, protein, leutin, asam folat, zat besi, fosfor dan zinc.

Bayam memiliki kandungan kalium dan zat besi yang bermanfaat bagi kesehatan dan fungsi organ mata. Kandungan vitamin A dan zat besi bermanfaat untuk menjernihkan mata, serta mencegah penyakit mata yang cukup ditakuti yaitu katarak dan rabun.

Adapun penting konsumsi bayam pada anak-anak karena manfaatnya yang mampu meningkatkan kemampuan daya pikir anak, sehingga anak bisa lebih cerdas.

Kandungan zat besi dan kalium di dalam bayam bermafaat untuk pertumbuhan dan kekuatan tulang anak. Dimana di masa-masa pertumbuhannya, anak sangat memerlukan kecukupan akan kebutuhan kandungan kalium dan zat besi.


9. Kacang Mete
Kacang Mete
Kacang Mete
Kacang mete mengandung protein sebesar 5g dalam ¼ cangkirnya. Kandungan lainnya pada kacang mete yaitu magnesium dan  vitamin K yang jumlahnya lumayan banyak. Kedua kandungan tersebut bermanfaat bagi pertumbuhan dan kesehatan tulang.

Kacang mete mempunyai kandungan kalori yang banyak, hal ini bermanfaat untuk meningkatkan energi tubuh, yang sangat penting dalam memberikan tenaga bagi tubuh dan meningkatkan stamina guna menjalani aktivitas padat sehari-hari.

Kandungan magnesium juga bermanfaat untuk kesehatan fungsi saraf, yang juga membuat rileks pembuluh darah dan otot tubuh. 

10. Tahu
Tahu mengandung protein yang cukup tinggi. Tahu mudah untuk diperoleh, untuk mendapatkan sumber protein nabati. Pada setengah potong tahu berukuran besar memberikan asupan 14g protein dan 110 kalori.

Tahu sudah sangat populer di Indonesia, harganya sangat murah tetapi nutrisinya luar biasa. Tingginya gizi makanan tahu karena bahannya dibuat dari kedelai. Dan kedelai adalah sumber protein nabati.

Tahu mengandung protein, zat besi, fosfor, magnesium, tembaga, selenium, kalsium dan mangan.

11. Oatmeal
Oatmeal | Sumber gambar: Flickr.com
Oatmeal mengandung protein yang lumayan tinggi. Oatmeal juga memiliki indeks glikemik yang rendah, hal ini membuat konsumsi oatmeal dalam jumlah banyak tinggi tidak menimbulkan lonjakan gula darah. Dengan begitu, oatmeal cukup cocok dikonsumsi oleh penderita diabetes.

Oatmeal mengandung serat yang bermanfaat untuk menghambat penyerapan kolesterol jahat, hal ini berguna untuk membantu menurunkan kolesterol, serta mencegah serangan jantung dan stroke.

Kandungan serat di dalam oatmeal juga bermanfaat untuk membantu mencegah tekanan darah tinggi.

Adapun manfaat dari sarapan oatmeal bisa membuat Anda dapat kenyang lebih lama. Sehingga, mencega perut mudah keroncongan dan mencegah makan berlebihan.

12. Jagung
Jagung memiliki kandungan yang lumayan bergizi, di dalam jagung terkandung nutrisi seperti karbohidrat, protein, mineral, kalium, serat, vitamin, asam linoleat, asam folat, beta karoten, dan lainnya.

Vitamin C, karotenoid dan bioflavinoid yang terkandung pada jagung bermanfaat untuk kesehatan organ jantung. Hal itu karena konsumsi jagung berfungsi untuk membantu mengontrol kadar kolesterol dan menjaga menjaga sirkulasi darah di dalam tubuh agar lancar.

Jagung merupakan sumber protein yang sangat pnting, pada 100 gram jagung terkandung sebanyak 9,2 gram protein. Manfaat kandungan protein ini untuk mengoptimalkan proses pembentukan jaringan otot dan fungsi sel di dalam tubuh.

Jagung juga memiliki kandungan kalium, yang berfungsi sebagai elektrolit tubuh, guna menjaga keseimbangan cairan di dalam tubuh, bermanfaat untuk mencegah tubuh mudah dehidrasi, melancarkan proses buang air kecil, mengatasi asam urat, mencegah batu ginjal dan infeksi saluran kemih.

Jagung juga kaya akan serat yang bermanfaat untuk kesehatan pencernaan tubuh, mencegah sembelit, dan menurunkan resiko kanker usus besar. Jagung juga bermafaat untuk membuat Anda kenyang yang lebih tahan lama.

13. Alpukat
Buah alpukat memang kandungan proteinnya  tidak terlalu tinggi, tetapi buah Alpukat kaya akan kandungan lemak tak jenuh yang sehat, alpukat juga mengandung kalium yang tinggi bahkan lebih tinggi dari pisang.

Sehingga, ada banyak manfaat kandungan sehat yang bisa Anda peroleh dari buah alpukat. Alpukat mengandung serat yang manfaatnya untuk membantu menurunkan kadar kolesterol, serta menjaga kesehatan dan fungsi usus.

Dalam sebuah studi, hasil studi menunjukan bahwa terjadi penurunan kadar kolesterol sebesar 17%, dalam satu minggu pada pada peserta yang diminta memperbanyak konsumsi alpukat.

14. Brokoli
Brokoli merupakan sayuran yang tinggi nilai gizinya, salah satunya kandungan protein nabatinya. Orang-orang vegetarian umumnya rutin mengonsumsi brokoli karena gizinya yang tinggi.

Brokoli mengandung serat, vitamin, dan antioksidan yang tinggi. Kandungan antioksidan yang terdapat pada brokoli bermanfaat untuk menurunkan resiko terkena kanker. Hal itu karena zat antioksidan bekerja untuk menangkal serangan radikal bebas pada tubuh.

Pada 100g brokoli rebus, terkandung sebanyak 2g protein, 67mcg fosfor, 108 mcg folat, 40mg kalsium dan vitamin A. Di dalam sayuran brokoli juga tekandung sulforaphane, yang merupakan senyawa anti kanker.

15. Quinoa
Quinoa
Quinoa | Sumber gambar: Wikimedia.org
Quinoa memiliki kandungan protein nabati yang lumayan tinggi. Juga terkandung asam amino lengkap, omega 6, vitamin E, flavonoid, polifenol, fitosterol, dan lainnya.

Quinoa termasuk jenis biji-bijian, dan disebut juga termasuk makanan super oleh para ali gizi makanan. Dalam Per 100 gramnya, quinoa mengandung 4g protein, serat sebanyak 2,8g, zat besi sebanyak 1,5mg, magnesium (64mcg) dan mangan (0,6mcg).

Quinoa juga mengadung sembilan asam amino esensial yang sangat penting bagi tubuh, sehingga quinoa sering disebut sebagai ‘protein sempurna’. Quinoa ini dapat dijadikan sebagai pengganti yang baik untuk makanan nasi. Anda bisa sesekali mengganti menu nasi menjadi quinoa.

16. Susu Kedelai
Susu kedelai mempunyai gizi yang hampir sama dengan susu sapi. Pada susu kedelai terkandung hampir 10 gram protein, kandungan protein pada susu kedelai cukup tinggi. Kandungan lainnya pada susu kedelai yaitu kalsium, vitamin D dan lainnya.

Susu kedelau menjadi sumber protein nabati yang sangat baik. Nutrisi protein bermanfaat untuk menjaga pertumbuhan tubuh yang baik, seperti rambut dan kuku.

17. Kacang Polong
Kacang Polong
Kacang Polong | Sumber gambar: Pixabay.com
Kacang polong mengandung protein nabati. 1 Cangkir kacang polong menyediakan sebesar 8 gram protein nabati.

Kandungan lainnya di dalam kacang polong yaitu leusin, senyawa asam amino yang bermanfaat untuk megoptimalkan proses metabolisme di dalam tubuh, serta membantu untuk menurunkan berat badan.

18. Asparagus
Aparagus memiliki gizi berupa kandungan protein, vitamin dan mineral. Pada 1 cangkir asparagus cincang (4-6 biji asparagus) memiliki kandungan sebanyak 4g protein nabati. Pada asparagus juga terkandung vitamin B dan asam folat yang cukup tinggi, kandungan ini sangat penting terutama bagi Ibu hamil.

19. Biji Bunga Matahari
Biji Bunga Matahari
Biji Bunga Matahari | Sumber gambar: Pixabay.com
Biji bunga mengandung protein nabati dan bermacam-macam mineral penting seperti magnesium, zat besi dan selenium. Manfaat zat besi berfungsi untuk menjaga kelancaran proses pembentukan sel darah merah di dalam tubuh.

Adapun kandungan magnesium bermanfaat untuk menjaga kepadatan dan kekuatang tulang. Adapun kandungan protein nabati di dalam biji bunga matahari lumayan tinggi. Pada 100 gram biji bunga matahari terkandung sebesar 21 gram protein.

20. Kedelai Hitam
Kedelai hitam juga menjadi sumber protein yang penting, selain itu mengandung zat besi, folat, potassium dan serat. Cara mengolah kedelai hitam umumnya dengan cara direbus, atau sebagai bahan tambahan untuk sup, salad dan lainnya.

21. Kacang Kenari
Kacang kenari memiliki bentuk yang terasa gurih, di dalamnya juga terkandung protein, asam lemak omega-3, biotin dan mangan.

Yang menarik, di dalam kacang kenari tersedia kombinasi kandungan serat dan protein, yang hal ini membuat orang yang mengonsumsi kacang kenari bisa merasa kenyang yang tahan lebih lama. Sehingga, bagi Anda yang ingin diet disarankan mengonsumsi kacang kenari.

Keunggulan Protein Nabati
Konsumsi protein tidak hanya diandalkan dari daging merah, bahkan terlalu banyak mengonsumsi daging merah berdampak kurang baik bagi tubuh.

Daging merah yang memang kaya akan protein hewani, namun di dalamnya mengandung lemak tinggi yang bisa memicu penyakit jantung, hati, stroke, gangguan ginjal, osteoporisis dan kanker usus besar.

Sehingga, selain Anda mengonsumsi makanan sumber protein hewani, disarankan agar Anda juga mengonsumsi sumber makanan protein nabati.

Protein nabati umumnya mengandung asam glutamat yang adalah salah satu jenis dari asam amino. Manfaat dari kandungan asam glutamat mampu mengontrol tekanan darah, sehingga Anda bisa lebih  tercegah dari masalah hipertensi.

Dengan lebih mampu terhindar dari masalah hipertensi, maka hal ini sangat baik agar Anda juga lebih terhindari dari resiko penyakit jantung dan stroke.

Referensi: Prevention.com dan Lainnya
Read More
  • Share This:  
  •  Facebook
  •  Twitter
  •  Google+
  •  Stumble
  •  Digg
Newer Posts Older Posts Home

Popular Posts

  • 14 Manfaat Daun Sembung Untuk Kesehatan, Jantung, Maag, Rematik, dll
    Daun sembung sering dimanfaatkan untuk kesehatan atau pengobatan penyakit. Dengan nama latinnya yaitu Blumea Balsamifera. Daun sembung me...
  • Angka Kematian Akibat Rokok Menurut Who (Cara Mengurangi Merokok)
    Jumlah kematian orang-orang akibat rokok pada setiap tahunnya masih tinggi. Permasalahan ini diaparkan oleh perwakilan WHO (Organisasi kese...
  • 28 Manfaat Lidah Buaya: Untuk Kesehatan, Rambut, Kulit, Pengobatan, dll
    Lidah buaya (aloe vera) sudah umum digunakan oleh masyarakat, bahkan di Indonesia penggunaan lidah  buaya sangat populer. Penggunaan lidah b...

Recent Posts

Categories

  • 15 Akibat Fatal Kurang Minum Air Putih
  • 21 Makanan Sumber Protein Nabati
  • 22 Khasiat Buah Naga: Untuk Kolesterol
  • 25 Khasiat Teh Hijau
  • 25 Khasiat Teh Hijau: Meningkatkan Daya Ingat
  • 3 Pengetahuan Ilmu Gaib Yang Unik
  • 6 Hal yang Dinilai Pria Dalam 6 Detik Pertama Tentang Wanita
  • Aktifitas
  • Anak
  • Apakah Sekarang Masih Ada Masker Naturgo yang Asli?
  • Bayi
  • Diabetes
  • dll
  • Gigi
  • Hijau
  • Inilah Alasan Kenapa Orang Jatuh Cinta Bikin Tidak Nafsu Makan
  • Jantung
  • Kanker
  • Kesalahan Dalam Mencukur Bulu Kaki (Tips Mencukur Bulu Kaki)
  • kesehatan
  • Kuning? Apa Bahayanya? Cara Mengobatinya?
  • Lifestyle
  • Makanan
  • Mencegah Kanker
  • Mengapa Dahak Bewarna Cokelat
  • Menurunkan Berat Badan
  • Merah
  • Misteri
  • Pengetahuan Kesehatan
  • Pengetahuan Menarik
  • Penyakit
  • Perawatan Bayi Baru Lahir Hingga Masa Balita (12 Tips)
  • Percintaan
  • Psikologi
  • Sejarah Indonesia
  • Tulang
  • wajah
  • Wanita

Unordered List

msora

Pages

  • Home

Text Widget

Blog Archive

  • ►  2018 (3)
    • ►  January (3)
  • ▼  2017 (89)
    • ►  December (1)
    • ►  October (27)
    • ►  September (1)
    • ►  August (10)
    • ►  July (8)
    • ►  June (6)
    • ►  May (1)
    • ►  April (1)
    • ▼  March (3)
      • 20 Manfaat Jantung Pisang Untuk Kesehatan, Ibu Ham...
      • 17 Gejala Kanker Serviks (Pencegahan & Pengobatan ...
      • 21 Makanan Sumber Protein Nabati
    • ►  February (9)
    • ►  January (22)
  • ►  2016 (2)
    • ►  October (1)
    • ►  September (1)

View Blog

Categories

  • 15 Akibat Fatal Kurang Minum Air Putih
  • 21 Makanan Sumber Protein Nabati
  • 22 Khasiat Buah Naga: Untuk Kolesterol
  • 25 Khasiat Teh Hijau
  • 25 Khasiat Teh Hijau: Meningkatkan Daya Ingat
  • 3 Pengetahuan Ilmu Gaib Yang Unik
  • 6 Hal yang Dinilai Pria Dalam 6 Detik Pertama Tentang Wanita
  • Aktifitas
  • Anak
  • Apakah Sekarang Masih Ada Masker Naturgo yang Asli?
  • Bayi
  • Diabetes
  • dll
  • Gigi
  • Hijau
  • Inilah Alasan Kenapa Orang Jatuh Cinta Bikin Tidak Nafsu Makan
  • Jantung
  • Kanker
  • Kesalahan Dalam Mencukur Bulu Kaki (Tips Mencukur Bulu Kaki)
  • kesehatan
  • Kuning? Apa Bahayanya? Cara Mengobatinya?
  • Lifestyle
  • Makanan
  • Mencegah Kanker
  • Mengapa Dahak Bewarna Cokelat
  • Menurunkan Berat Badan
  • Merah
  • Misteri
  • Pengetahuan Kesehatan
  • Pengetahuan Menarik
  • Penyakit
  • Perawatan Bayi Baru Lahir Hingga Masa Balita (12 Tips)
  • Percintaan
  • Psikologi
  • Sejarah Indonesia
  • Tulang
  • wajah
  • Wanita

Facebook

Ads

Ad Banner

Sample Text

Copyright © MariDibaca | Powered by Blogger
Design by Hardeep Asrani | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com | Distributed By Gooyaabi Templates